Jual benih padi Varietas SERTANI 13 Kab.Jember siap kirim se Indonesia

Hub.085646811154 - Ardy Wijaya (Jember-Jatim)

 photo addesign_zpsnilgpsun.gif

11 Maret 2015

Teknologi Membungakan Tanaman Buah Kelengkeng

Selamat siang reader,
Disini saya akan memberikan tips teknologi membungakan buah kelengkeng. Ilmu ini saya dapatkan secara autodidak alias pengalaman praktek saya di lapangan sekitar sebulan terakhir saat saya berhasil membungakan tanaman buah kelengkeng. Awal ceritanya saya mempunyai tanaman kelengkeng yang sudah di tanam pada tahun 2012, dan sampai saat memasuki tahun 2015 belum juga pernah berbunga, apalagi berbuah (berbunga aja nggak apalagi berbuah), kelengkeng yang sudah berumur sekitar 3 tahunan ini merupakan kelengkeng varietas Diamond River yang sebenarnya juga berasal dari daerah tropis. Sebagai perbandingannya pada awal musim hujan 2014/2015 tepatnya bulan Nopember 2014 saya menanam kelengkeng lagi varietas Pingpong dan Mutiara. Semua kelengkeng yang saya tanam berasal dari bibit bersertifikat yaitu dari toko trubus. Memasuki tahun 2015 kelengkeng pingpong dan mutiara saya sudah mulai berbunga, namun berbunga hanya dua cabang, hal itu dikarenakan memang kelengkeng pingpong dan mutiara saya baru menanam dan baru tumbuh setelah beradaptasi dengan lingkungan barunya selama sekitar 3 bulan. Namun, hal serupa tidak terlihat pada kelengkeng diamond river yang sudah berusia 3 tahun, tidak berbunga sama sekali, hanya mengeluarkan percabangan vegetatif. Dari hal tersebut saya simpulkan sementara bahwasannya kelengkeng diamond river saya mengalami kemandulan dan sulit untuk masuk ke dalam pertumbuhan generatifnya.
Setelah kejadian tersebut selanjutnya saya berniat merawat kelengkeng diamond river saya dengan perlakuan yang lebih baik. Dengan perlakuan itu akhirnya kelengkeng diamond river saya berbunga, dan ini adalah pembungaan kelengkeng diamond river pertama kali yang saya miliki. Perlakuan tersebut adalah pemangkasan, penyemprotan dan pemupukan. Penjelasannya sebagai berikut :
  1. Perlakuan pemangkasan : Pada musim hujan seperti ini biasanya pertumbuhan vegetatif kelengkeng cepat dan lebat. Bagian yang saya pangkas pada kelengkeng diamond river adalah cabang air, cabang yang mengarah ke bawah, dan ujung tunas pertumbuhan pada semua percabangan. Hal itu saya lakukan untuk merampingkan pohon kelengkeng saya yang sudah sangat lebat daunnya.
  2. Perlakuan penyemprotan : Setelah tanaman kelengkeng saya terlihat ramping dan hampir gundul dari daun kemudian saya semprot dengan menggunakan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penyemprotan menggunakan dosis 10 ml/l air dan saya lakukan pada malam hari setelah sholat mahgrib. Hal itu saya lakukan karena PGPR isinya adalah bakteri bermanfaat bagi tanaman, dan termasuk mahluk hidup yang tidak tahan terhadap panas, oleh sebab itu supaya tidak mati maka saya semprotkan pada malam hari. Selain itu, pada malam hari stomata tanaman terbuka secara sempurna. Penyemprotan dilakukan pada seluruh bagian tanaman dan tanah disekitar tanaman kelengkeng. Aplikasi penyemprotan PGPR setiap 3 hari sekali sampai kelengkeng terlihat akan tumbuh tunas baru.
  3. Perlakuan pemupukan : Setelah kelengkeng diamond river saya terlihat akan tumbuh tunas baru, lalu saya lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk NPK Phonska (15-15-15) dan pupuk ZA dengan dosis 1 gelas air mineral NPK dan 1/2 gelas air mineral ZA. Sebelum saya pupukkan terlebih dahulu pupuk saya rendam ke dalam air hangat dan saya aduk sampai mencair seluruh pupuknya. Setelah mencair saya pupukkan ke tanah sekitar perakaran tanaman kelengkeng.

Alhamdullillah setelah sekitar 10 hari pemupukan kelengkeng diamond river saya berbunga, dan pada hari saya mengepost artikel ini, saya pupuk kembali kelengkeng diamond river dengan menggunakan pupuk NPK Phonska sebanyak 1 gelas air mineral dengan tujuan supaya bunga kelengkeng bisa lebih nempel dan menjadi buah dengan lebat.
Sekian tips Teknologi Membungakan Tanaman Buah Kelengkeng, semoga bermanfaat dan mohon tunggu artikel selanjutnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar